Breaking News

Trik dan Rahasia Sapi Gemuk 40 Hari yang Wajib Anda Coba!

Salah satu jenis hewan ternak yang banyak memberikan manfaat untuk manusia adalah sapi. Tingginya permintaan pada berbagai produk dari sapi membuat ternak sapi menjadi peluang usaha yang layak Anda pertimbangkan. Jika Anda memulai ternak sapi, maka Anda selayaknya memahami rahasia dan trik untuk membuat sapi gemuk 40 hari. Sebab, cara ini bisa memberikan Anda hasil panen sapi yang gemuk dan berkualitas.

Peternakan Sapi di Indonesia 

sapi gemuk 40 hari
(sumber gambar: mediaindonesia.com)

Sebelum memahami bagaimana cara membuat sapi gemuk 40 hari, maka Anda harus memahami dahulu apa saja jenis peternakan sapi yang ada di Indonesia.  Tujuannya, supaya Anda bisa memilih sekiranya peternakan sapi seperti apa yang ingin Anda tekuni. Inilah beberapa jenis peternakan sapi yang bisa Anda jalankan:

1. Ternak Sapi Perah 

Jenis ternak sapi yang pertama adalah sapi perah. Tujuan utama untuk peternakan ini adalah untuk menghasilkan susu sapi. Permintaan susu sapi di Indonesia memang sangat tinggi. Baik untuk konsumsi rumah tangga ataupun untuk pengolahan susu pabrik, susu sapi sangat bernilai dan banyak yang mencari.

Hal ini bisa terbukti dari data yang berasal dari Kementrian Perindustrian, Indonesia membutuhkan sekitar 3,3 juta ton liter susu setiap tahunnya. Tentu dengan angka yang luar biasa ini, peluang untuk mendirikan peternakan sapi perah akan sangat terbuka lebar bagi Anda. Provinsi Jawa Timur menempati urutan pertama dengan populasi sapi perah terbanyak di Indonesia dengan total 274.277 ekor sapi.  Sementara untuk jenis sapi yang biasa untuk ternak sapi perah adalah sapi jersey dan sapi friesian holsten. 

2. Peternakan Sapi Pedaging 

Selain susu, daging sapi juga memiliki banyak sekali permintaan. Daging sapi menjadi salah satu menu makanan yang mengandung banyak nutrisi sehingga sangat sehat untuk Anda konsumsi. Inilah yang membuat sapi pedaging menjadi banyak permintaannya. Peternakan ini akan memiliki tujuan utama supaya bisa menghasilkan pasokan daging sapi yang berkualitas dan bagus untuk masyarakat konsumsi.

Dalam proses ternaknya, para peternak sapi akan merawat dan memelihara sapi pedaging sampai mencapai maksimal dengan kondisi badan yang sehat. Dengan begitu, daging sapi yang bisa Anda panen bisa maksimal dengan kualitas yang baik. Beberapa jenis sapi daging yang bisa Anda ternakkan adalah sapi madura, sapi brahman, sapi bali, sapi ongole, sapi simental, sampai sapi limousin.

Baik sapi jenis lokal ataupun Eropa seperti limousin atau simental, sama-sama bisa memberikan hasil panen daging sapi yang baik dan berkualitas. Namun, untuk sapi Eropa memang sering peternak pilih karena bisa mencapai bobot sekitar 1,4 ton dan memiliki tubuh yang kekar dan berotot. 3 (tiga) provinsi di Indonesia yang memiliki populasi sapi pedaging terbesar adalah Jawa Timur, Sulawesi Tengah, dan Jawa Tengah.

3. Ternak Sapi Dwiguna 

Jenis peternakan sapi selanjutnya adalah dwiguna. Melengkapi kedua jenis peternakan lainnya, jenis ternak sapi ini bisa memberikan keuntungan yang lebih lengkap untuk peternak. Sebab, peternakan ini bertujuan untuk menghasilkan susu sapi murni dan daging sapi sekaligus. Sehingga ketika panen, peternak bisa langsung mendapatkan keuntungan dari satu kali proses ternak.

Namun, meski menguntungkan memang jenis ternak sapi yang satu ini akan membutuhkan waktu pemeliharaan dan perawatan yang lebih intens dan sedikit lebih berat. Karena supaya sapi bisa secara optimal menghasilkan susu dan daging yang kualitasnya sama baik.

Mengingat bahwa sapi pedaging dan perah memiliki teknik yang sedikit berbeda dalam proses ternaknya, dan dalam sapi dwiguna, peternak harus benar-benar mengkombinasikan kedua hal ini supaya hasil dari ternak sapi dwiguna menjadi optimal dan berkualitas.

Baca Juga: Tutorial Cara Ternak Ayam Jawa Super Hasil Maksimal 

Trik dan Rahasia Membuat Sapi Gemuk 40 Hari 

sapi gemuk 40 hari
(sumber gambar: pasardana.id)

Dari ketiga jenis ternak sapi tersebut, Anda bisa memilih salah satu yang paling sesuai dengan Anda sebagai peternak. Namun bagi Anda yang memilih sapi pedaging, yang terpenting adalah Anda harus menguasai salah satu teknik supaya sapi yang Anda ternakkan bisa gemuk dalam waktu 40 hari. Sebab, teknik ini akan sangat bermanfaat untuk menghasilkan panen sapi yang memiliki tubuh optimal.

Setidaknya ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dari teknik membuat sapi gemuk 40 hari. Hal tersebut mulai dari memilih bibit sapi potong, teknik penggemukan, memberi pakan sapi, menyediakan kandang untuk sapi, dan pengendalian serta pencegahan penyakit. Berbagai hal ini sangat penting untuk membuat sapi gemuk dalam 40 hari. Inilah penjelasan lengkapnya:

1. Memilih Bibit Sapi Potong yang Berkualitas 

Salah satu kunci kesuksesan dalam proses membuat sapi gemuk 40 hari adalah pemilihan bibit sapi yang berkualitas. Supaya hasil panen juga berkualitas, peternak harus memilih jenis sapi yang berjenis ternak unggul ataupun hasil sapi hasil persilangan atau impor.

Beberapa pilihan sapi lokal ternak unggul adalah sapi madura, sapi ongole, dan sapi bali. Sementara untuk jenis sapi persilangan adalah sapi angus, sapi brahman, dan sapi siemental. Inilah kriteria untuk mendapatkan bibit sapi potong berkualitas:

  • Sapi jantan tidak terlalu kurus dan juga gemuk, namun dengan proporsi yang pas dan sehat. Memiliki sorot mata yang tajam, bulunya bersih, dan pandangannya tidak sayu
  • Memilih sapi dari tempat penggemukkan sebelumnya supaya perawatannya mudah dan tidak membutuhkan proses adaptasi lagi
  • Usia sapi jantan yang peternak pilih harus memiliki usia 2 – 2,5 tahun. Usia ini bisa Anda lihat dari kondisi gigi seri yang ada di bagian rahang bawah. Kondisi gigi seri, pastikan memiliki gigi tetap 1 pasang.

2. Sistem Penggemukkan Sapi 

Selain bibit, untuk membuat sapi gemuk 40 hari juga harus Anda lakukan dari sistem penggemukannya. Penggemukan baru bisa berhasil apabila ada selisih bobot awal sapi saat budidaya dengan saat sapi akan Anda pasarkan. Maksudnya, ada penambahan berat badan pada sapi dengan signifikan. Ada 3 (tiga) sistem penggemukan yang bisa Anda pakai:

  • Model Dry Lot Fattening 
  • Model Pasture Fattening 
  • Kombinasi Dry Lot Fattening dan Pasture Fattening 

3. Pemberian Pakan Sapi 

Selain bibit, kunci utama dari keberhasilan membuat sapi gemuk 40 hari adalah pemberian pakan yang Anda pakai. Jadi, rahasia supaya sapi gemuk 40 hari adalah dengan memberikan pakan ternak hijauan yang berkualitas. Tujuannya supaya bisa memberikan nilai pertambahan untuk berat badan sapi yang Anda ternakkan. Anda juga tetap bisa memberikan pakan sapi berupa pakan konsentrat.

Namun, ada anjuran takaran yang harus Anda terapkan untuk kombinasi pakan konsentrat dan pakan hijau. Untuk pakan hijauan harus Anda berikan sekitar 10-12% dari bobot sapi. Sedangkan untuk pakan konsentrat bisa Anda berikan 1-2% dari bobot sapi potong. Waktu pemberian pakan sapi ini juga harus Anda perhatikan dengan baik. Umumnya, Anda harus memberikan pakan sapi 3 (tiga) kali sehari, rinciannya adalah:

  • Pagi hari pukul 7-8 pagi, sapi makan sedikit pakan hijauan dan setengah jatah dari pakan konsenstrat
  • Siang hari pukul 12 siang, sapi kembali makan setengah bagian dari pakan hijau dan lanjut pada pukul 3 sore, sapi makan sisa jatah pakan konsentrat
  • Terakhir pukul 5 sore, sisa dari jatah pakan hijauan bisa Anda berikan semua untuk sapi

Selain pakan harus sehat, kondisi pakan hijau juga harus bersih dan higienis. Pakan hijau yang bisa Anda berikan adalah berupa daun lamtoro, jerami, sitartro, rumput-rumputan gamal, centro, dan limbah pertanian.Pilih kondisi yang segar dan sehat. Anda bisa memberikan tumbuhan yang Anda tanam sendiri supaya kualitasnya bisa Anda pastikan.

4. Kandang Sapi 

Supaya proses membuat sapi gemuk 40 hari lebih lancar, kandang yang Anda gunakan juga harus memiliki kondisi yang baik. Pastikan kandang sapi dekat dengan sumber air, kondisi kandang bersih, terbebas dari penyakit, dan memiliki kondisi ventilasi yang cukup dan baik.

5. Pengendalian dan Pencegahan Sapi dari Penyakit 

Suapaya hasil akhir sapi gemuk 40 hari bisa optimal, maka pencegahan sapi dari penyakit juga harus optimal. Supaya ini dapat terwujud, Anda bisa memberikan vaksinasi pada sapi secara teratur, memeriksa kondisi sapi secara teratur, sanitasi kandang yang optimal, melakukan desinfektan secara berkala pada kandang, dan mengawasi sapi supaya tetap dalam keadaan yang sehat. Anda juga bisa memberikan tambahan vitamin supaya sapi lebih optimal daya tahan tubuhnya.

Itulah ulasan trik dan rahasia membuat sapi gemuk 40 hari yang bisa Anda lakukan. Semoga dengan cara ini, peternakan sapi Anda bisa lebih cepat dan efektif dalam menghasilkan sapi yang berkualitas ya. Selamat mencoba!

Check Also

13 tipos de insectos con antenas en forma de abanico

13 tipos de insectos con antenas en forma de abanico

Hasilbumi.net – La mayoría de los artrópodos tienen antenas, que son órganos sensoriales móviles ubicados …

Leave a Reply

Your email address will not be published.