Breaking News

Simak Teknik Budidaya Apel Pasti Berbuah dan Berkualitas

Apel adalah salah satu jenis buah yang sangat familiar bagi masyarakat Indonesia. Tanaman apel sendiri sebenarnya berasal dari daerah Asia Tengah. Setelah itu, apel menyebar ke berbagai daerah di dunia, termasuk Indonesia. Tidak heran jika banyak pelaku budidaya buah apel di Indonesia. Daerah di Indonesia seperti Malang, terkenal akan budidaya apelnya dalam skala besar.

Tidak hanya Malang, Jawa Timur, daerah lain seperti Bali, Papua, serta NTT juga memiliki potensi besar untuk menjadi daerah budidaya apel. Sayangnya, memang berbagai daerah ini belum secara optimal berkembang sebagai sentra budidaya apel. Alasannya, karena memang belum ada penerapan teknologi dan teknik budidaya apel yang baik dan benar. Nah, jika Anda tertarik untuk budidaya apel, inilah cara yang bisa Anda lakukan.

Cara Budidaya Buah Apel yang Berkualitas 

Budidaya apel sebenarnya cukup mudah, hanya saja memang harus telaten dan memberi perhatian lebih pada teknik budidayanya. Dengan begitu, hasil panen bisa menjadi optimal. Inilah langkah budidaya yang bisa Anda lakukan:

1. Penuhi Syarat Hidup Apel 

budidaya buah apel
(sumber gambar: faunadanflora.com)

Langkah budidaya buah apel yang pertama adalah memenuhi syarat hidup apel. Apel bisa lebih optimal pertumbuhannya apabila syarat tumbuhnya terpenuhi. Kondisi iklim terbaik untuk apel adalah dengan curah hujan ideal sekitar 1.000 sampai 2.600 mm/tahun. Artinya, apel lebih cocok pada daerah yang kering dan banyak mendapatkan sinar matahari.

Daerah yang terlalu banyak hujan, akan membuat proses pembuahan apel menjadi gagal. Tanah tempat hidup apel juga terbilang fleksibel. Berbagai jenis tanah mulai dari jenis regosol, andosol, atau latosol bisa menjadi tempat hidupnya. Hanya saja, perhatikan tekstur tanah supaya apel bisa tumbuh dengan optimal. Tekstur tanah terbaik adalah yang gembur, memiliki pengairan yang baik, dan pH berkisar 5,5-7.

2. Memilih Jenis dan Benih Apel Terbaik 

Setelah memenuhi syarat hidup, maka langkah selanjutnya adalah memilih jenis apel benih yang berkualitas. Jenis apel yang sering dipilih untuk budidaya adalah jenis manalagi, ana, dan rome beauty. Masing-masing jenis ini memiliki ciri khas dan kelebihannya tersendiri. Penjelasannya adalah sebagai berikut:

  • Jenis apel rome beauty: kulit berwarna merah, memiliki bentuk agak bulat, daging buah agak keras, rasanya segar namun sedikit asam, dan aromanya kuat
  • Apel ana: bentuknya sedikit lonjong, kulitnya tipis dan berwarna merah, rasanya cenderung lebih asam, dan daging buah lebih lunak
  • Jenis apel manalagi: warna kulit sedikit kuning kehijauan, rasanya manis, memiliki aroma yang harum, sedikit kandungan air, dan berbentuk bulat.

Dari 3 (tiga) jenis apel ini, Anda bisa memilih jenis apel mana yang ingin Anda budidayakan. Sesuaikan saja dengan preferensi, selera, dan peminat apel. Jika sudah memilih jenis apel, maka lanjutkan dengan mencari bibit apel terbaik untuk Anda tanam selanjutnya.

Untuk budidaya buah apel, ciri-ciri benih yang berkualitas adalah menggunakan okulasi sebagai cara perbanyakannya, memiliki akar serabut yang lebat, daunnya hijau dan sehat, memiliki batang yang lurus, dan sudah berumur 6 bulan atau lebih. Anda juga bisa memilih benih apel yang memiliki sertifikat untuk memastikan kualitas terbaiknya.

Baca Juga: Cara Budidaya Tanaman Buah Naga Pasti Berbuah

3. Persiapan Lahan Tanam Apel 

Budidaya buah apel selanjutnya adalah mempersiapkan lahan untuk penanaman buah apel. Idealnya, budidaya apel terbaik adalah saat awal musim hujan. Sebab, saat inilah tanaman apel bisa beradaptasi dengan ketersediaan air dan suhu udara. Supaya pada awal musim hujan Anda sudah bisa menanam apel, maka waktu terbaik untuk mempersiapkan lahan tanam ini adalah saat musim kemarau.

Pada tahap ini, Anda harus membersihkan lahan tanam, membuat teras, serta lubang tanam apel. Olah tanah pada lahan tanam terlebih dahulu dengan cara menambahkan nutrisi pada tanah mencangkul atau membajak tanah dan tambahkan pupuk. Dengan cara ini, tanah bisa menjadi lebih gembur dan memiliki nutrisi yang apel butuhkan. Bersihkan juga berbagai kotoran atau rumput liar yang bisa mengganggu tumbuhnya apel.

Apabila tingkat keasaman tanah kurang dari angka 5.5, maka Anda harus menyeimbangkan pH terlebih dahulu. Caranya adalah menggunakan pengapuran tanah. Setelah itu barulah pH menjadi seimbang dan cocok untuk budidaya buah apel. Lahan tanam budidaya apel juga membutuhkan lahan yang besar, sebab ukuran pohon apel terbilang cukup besar. Apalagi jika tujuan budidaya untuk komersil, lahan tanam harus benar-benar luas.

Jika lahan tanam sudah siap, maka lanjutkan dengan membuat lubang tanam. Lubang tanam terbaik untuk apel adalah dengan lebar dan kedalaman sekitar 60 cm. Jangan lupa juga untuk memberikan jarak tanam antar lubangnya. Setidaknya, jarak antar lubang tanam adalah sekitar 2 meter. Dengan begitu, besarnya phon apel bisa terakomodasi dengan baik pada lubang tanam.

4. Proses Menanam Apel 

budidaya buah apel
(sumber gambar: fitnessformen.blogspot.com)

Saat lahan tanam sudah siap dan awal musim hujan sudah tiba, maka budidaya buah apel selanjutnya adalah penanaman. Awali dengan memasukkan bibit ke dalam lubang tanam yang sudah siap. Penanaman bibit apel sebenarnya terbilang mudah, namun pastikan saat menanam akar apel tersebar dengan baik kesegala arah. Dengan begitu pertumbuhan bisa lebih optimal.

Jika sudah benar-benar tersebar, timbun akar tanaman apel dengan menggunakan tanah sampai sekiranya menutupi leher akar. Padatkan sekitar tanah akar supaya apel bisa berdiri tegak dan tidak mudah roboh nantinya. Supaya tanaman apel bisa tetap tegak, Anda juga bisa menambahkan ajir atau tongkat kayu kecil yang diikat longgar pada bagian batang supaya tidak ambruk jika terkena angin atau hujan yang kencang.

5. Perawatan Budidaya Buah Apel

Langkah selanjutnya adalah perawatan tanaman apel. Untuk hasil terbaik, proses perawatan ini harus Anda perhatikan dengan baik. Tidak jarang, tahapan ini membutuhkan ketelitian dan ketekunan yang tinggi. Pada tahapan ini, ada 3 (tiga) hal yang harus Anda perhatikan. Pertama adalah merawat pohon apel. Kedua, pemupukan tanaman apel. Ketiga, pemberantasan hama dan penyakit.

a.  Merawat Pohon Apel 

Untuk mendapatkan hasil terbaik, Anda harus merawat pohon apel dengan cara penyulaman, penyiangan, dan pemangkasan. Penyulaman adalah dengan mengganti tanaman yang mati dengan tanaman baru yang sehat.

Penyiangan adalah dengan membersihkan dan memberantas gulma di sekitar tanaman apel yang bisa berpotensi merusak nutrisi untuk apel. Terkakhir adalah pemangkasan yang bisa Anda lakukan dengan memangkas bagian cabang apel yang tidak produktif atau sakit. Dengan begitu, kesehatan tanaman apel bisa tetap optimal.

b. Memberi Pupuk Pada Tanaman Apel 

Anda juga bisa menambahkan pupuk agar pertumbuhan apel bisa lebih optimal. Untuk penggunaan pupuk, Anda bisa memakai pupuk kimia. Jenisnya sendiri bisa bermacam-macam tergantung jenis yang Anda pilih. Anda bisa berkonsultasi pada penjual pupuk untuk mendapatkan jenis terbaik.

c. Pengendalian Hama dan Penyakit 

Sama seperti jenis budidaya lainnya, budidaya buah apel juga tidak terlepas dari ancaman penyakit ataupun hama. Jika dibiarkan, hama dan penyakit bisa membuat apel menjadi tidak optimal pertumbuhannya sehingga gagal panen. Anda bisa mengendalikan hama dan penyakit dengan melakukan penyemprotan berupa disenfektan atau pestisida.

Namun, usahakan menggunakan pestisida atau disenfektan hanya jika benar-benar butuh saja. Apabila Anda tidak menemukan penyakit atau hama, perawatan bisa apel bisa berjalan seperti biasa. Dengan pengendalian hama yang baik, hasil panen apel nantinya bisa lebih optimal dan sehat.

6. Panen Buah Apel 

Budidaya buah apel yang terakhir adalah proses panen. Umumnya, tanaman apel bisa Anda panen 2 (dua) kali dalam setahun. Untuk jenis apel manalagi bisa Anda panen setelah 115 hari masa tanam. Jenis apel ana adalah setelah 100 hari mekarnya bunga, dan jenis apel rome beauty bisa Anda panen setelah 120-140 hari masa tanam.

Cuaca cerah akan mendukung proses panen sehingga akan sangat baik jika Anda memanen apel saat kondisinya mendukung. Anda bisa menggunakan gunting untuk memotong apel atau memetiknya secara langsung dari pohon. Setelah panen selesai, Anda bisa langsung mendistribusikan apel.

Itulah uraian langkah budidaya buah apel yang bisa Anda ikuti. Pada dasarnya, apel bukanlah buah yang sulit untuk Anda budidayakan. Hanya saja, memang butuh ketekunan dan ketelatenan supaya hasil budidaya bisa optimal. Potensi usaha budidaya apel juga masih sangat terbuka lebar dan menguntungkan untuk pelakunya. Jadi, apakah Anda juga tertarik untuk melakukan budidaya apel?

Check Also

7 Cara Budidaya Tanaman Cocor Bebek Hias Sederhana Banget

7 Cara Budidaya Tanaman Cocor Bebek Hias Sederhana Banget

Selamat Datang di Web Hasilbumi.net, tempat beraneka ragam berbagai budidaya yang hendak dihidangkan dalam website ini dengan cara rinci serta perinci. Dibawah ini aku hendak mangulas modul mengenai Congor Bebek berikut uraiannya. Metode menanam congor angsa amatlah gampang, tumbuhan yang satu ini dapat berkembang produktif dimana saja. Congor angsa sendiri terkenal selaku tumbuhan mempercantik, wujud daunnya [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *