Breaking News

Tutorial Cara Ternak Ayam Jawa Super Hasil Maksimal

pBudidaya komoditas peternakan masih menjadi idola bagi kalangan peternak. Salah satunya adalah komoditas ayam jawa super. Selain bisa mendatangkan keuntungan materi maupun manfaat, ternak ayam jawa super atau yang biasa disebut ayam joper ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi.  Hal tersebut terlihat dari biaya pengelolaannya yang rendah, daya tahan tubuh yang tinggi, dan harga jualnya yang cukup tinggi. Dan juga dengan beternak, karena agribisnis peternakan memiliki prospek yang sangat baik, maka bisa memenuhi kebutuhan pangan di Indonesia bahkan bisa masuk ke pasar luar negeri.

Tentang Ayam Joper

Banyak masyarakat yang memiliki minat tinggi terhadap produk ayam kampung, baik berupa telur maupun daging. Namun perkembangan ayam kampung yang banyak diminati tersebut tidak bisa diproduksi dalam jumlah yang besar. Hal itu karena laju pertumbuhan dan reproduksinya yang kurang atau hanya bisa dalam jumlah yang sedikit. Atas dasar hal tersebut, terdapat upaya untuk mengatasinya yaitu menyilangkan ayam kampung jantan dengan ayam ras petelur betina. Hasil dari persilangan tersebut yaitu ayam hibrida atau ayam jawa super.

Ayam jawa super memiliki pertumbuhan yang cukup cepat dan memiliki daya tahan tubuh terhadap penyakit. Sebenarnya, ayam jawa super ini memiliki tampilan fisik yang hampir sama dengan ayam kampung pada umumnya. Namun terdapat beberapa hal yang membedakannya. Jika melihat ayam jawa super, tampilan fisiknya lebih besar daripada ayam lainnya. Bahkan ayam joper jantan akan terlihat lebih besar, lebih tegap daripada ayam joper betina.

Tidak hanya tampilan ukurannya yang berbeda dari ayam jenis lainnya. Meskipun sama bentuknya, ayam jawa super betina memiliki telur yang lebih coklat dibandingkan dengan ayam kampung biasa yang keputihan. Jika melihat masa panennya, ayam jawa super bisa panen lebih cepat dengan bobot mencapai 5 kg pada 2 bulan jika perawatannya bagus. Hal tersebut jauh berbeda dengan ayam kampung biasa yang memiliki masa panen 3-6 bulan. Kecepatan masa panen yang bisa meningkatkan keuntungan tersebut lah yang membuat peternak tertarik untuk membudidayakan ayam jawa super ini. Dan juga harga jual ayam joper masih tergolong tinggi di pasaran.

Cara Budidaya Ayam Jawa Super

Ayam Jawa Super yang memiliki rasa daging yang sangat lezat dan juga ketahanan terhadap penyakit yang tinggi merupakan hasil persilangan antara ayam kampung dengan ayam broiler. Perpaduan kedua jenis ayam tersebut menghasilkan Ayam Jawa Super yang saat ini menjadi primadona di kalangan peternak dan pasaran. Untuk membudidayakan ayam joper ini, perlu perhatian yang intensif agar bisa menghasilkan hasil yang maksimal dan mendapatkan keuntungan. Berikut ini merupakan tutorial atau tata cara dalam ternak ayam jawa super.

1. Persiapan Kandang

Satu hal penting dalam beternak ayam jawa super adalah membuat kandang yang cocok untuk ayam jawa super. Kandang untuk ayam joper tidaklah rumit seperti kandang ayam lainnya. Peternak hanya perlu menyiapkan luas 1 m2 setiap 100 ekor ayam yang nantinya akan diperlukan pada masa grower. Setelah ayam joper berumur 2 bulan, peternak harus memindahkan ayam joper ke kandang dengan luas 1 m2 untuk 9-10 ekor ayam. Peternak juga perlu menyiapkan lantai kandang dari campuran sekap dan pasir yang akan digunakan pada masa breeding. Pemilihan bahan-bahan tersebut karena bisa menyerap kotoran ayam agar tidak menimbulkan bau.

Selanjutnya, diperlukan kandang yang lebih luas. Biasanya populasi ayam 1000 ekor membutuhkan kandang dengan ukuran 100 m2 dengan lantai dari sekam dan pasir yang lebih tebal. Agar suhu dalam kandang tetap stabil, perlu penambahan pemanas berupa bohlam dengan ukuran 60-100 watt, dengan perbandingan 1 bohlam setiap 100 ekor ayam. Perlu juga untuk mempersiapkan tempat makan dan minum bagi ayam joper.

Penempatan kandang ayam joper akan lebih baik jika berada jauh dari pemukiman warga yang terjamin ketersediaan airnya, terdapat sirkulasi udara, dan sebaiknya membujur dari arah timur menuju barat. Sehingga nantinya ayam-ayam yang ada di dalam kandang tidak tersiksa ketika mendapatkan sengatan sinar matahari.

2. Pemilihan Bibit Ayam Joper

Kualitas bibit ayam yang baik akan berkaitan dengan kualitas hasil ayam joper. Perlu dilakukan pemilihan terhadap bibit ayam jawa super yang berkualitas. Bibit ayam joper yang baik adalah yang memiliki waktu penetasan tepat 21 hari, tidak kurang ataupun lebih. Pemilihan bibit ayam joper tersebut juga disesuaikan dengan hasil ayam joper yang dikehendaki. Jika menginginkan ayam joper yang memiliki daging tebal, maka disarankan untuk memilih bibit yang besar.

Terdapat beberapa ciri-ciri bibit ayam jawa super yang baik yaitu memiliki fisik yang sehat, bertubuh tegap, bulu bersih dan mengkilap, dan juga mata bersinar. Berat yang disarankan adalah sekitar 40-50 gram setiap ekornya, dengan estimasi perbandingan jumlah antara ayam jantan dan betina yang disarankan adalah sekitar 50:50.

3. Pakan dan Multivitamin Sesuai dengan Kebutuhan

Jenis pakan dan porsinya adalah salah satu penentu keberhasilan ternak ayam jawa super. Peternak harus bisa menyesuaikan pakan terhadap ayam sesuai dengan usianya. Karena setiap usia ayam joper memiliki kebutuhan nutrisi dan pakan yang berbeda-beda. Untuk ayam baru datang, biasanya perlu waktu istirahat, dan selanjutnya peternak memberikan campuran 200 ml air dengan 1 sendok gula jawa. Pada usia anakan, pakan bisa berupa voer atau BR murni yang belum tercampur apapun.

Selanjutnya ketika ayam memasuki umur 4 minggu, pakan pun juga berubah. Pada masa ini peternak bisa memberikan pakan dengan campuran pakan tambahan seperti dedak, bekatul, jagung, dan sebagainya dalam jumlah yang secukupnya. Biasanya pada umur 1-60 hari, kebutuhan pakan per 100 ekor ayam membutuhkan sekitar 2 kuintal pakan.

Untuk memelihara kestabilan pertumbuhan dan kesehatan ayam joper, peternak bisa menambahkan multivitamin berupa air gula dan Neo medril atau Vita Chick pada usia 1 hari yang bisa mencegah ayam stress. Kemudian pada usia ayam 4-6 hari, bisa menambahkan Vita Chick untuk memacu pertumbuhan ayam. Dan selanjutnya bisa menambahkan fortevit untuk memacu pertumbuhan ayam joper dan mencegahnya dari stress.

4. Breeding Ayam Joper

Pada masa breeding atau pembibitan ayam joper di usia 1-10 hari, perlu pemanjaan terhadap ayam. Hal ini untuk mencegah ayam mengalami kematian dan pertumbuhan yang lambat. Pada masa ini, pemanas dalam kandang sangat penting. Jika ayam berjumlah antara 100-300 box, cukup menggunakan pemanas bohlam. Namun jika lebih dari itu, bisa menggunakan pemanas sejenis kompor yang harus terus nyala selama masa pembibitan.

5. Pembesaran Ayam Joper

Proses selanjutnya adalah pembesaran ayam joper pada kandang yang lebih besar. Pada proses ini, pemberian segala kebutuhan ayam mulai pakan, multivitamin, minum, hingga kebersihan kandang dan tempat pakan harus mendapatkan perhatian. Untuk mencegah penyakit, bisa menyemprotkan probiotik beberapa hari sekali. Dan jika terdapat ayam yang terindikasi terkena penyakit seperti snot, gumbolo, dan sebagainya, bisa menambahkan obat sesuai dengan ciri-cirinya.

6. Masa Panen

Ayam Joper bisa panen pada umur sekitar 60-75 hari bergantung kebutuhan dan bobotnya. Biasanya, ayam tersebut bisa mencapai 0,7 – 0,9 kg. Namun peternak juga bisa melanjutkan hingga 12 minggu sehingga bisa mencapai berat ayam hingga 0,9-1,1 kg.

Itulah tutorial cara ternak ayam jawa super yang bisa menghasilkan ayam jawa super berkualitas. Pastinya untuk bisa mencapai hal tersebut, semua kebutuhan ayam harus terpenuhi dan selalu mendapat perhatian. Sehingga nantinya juga bisa mendatangkan keuntungan maksimal bagi peternak ayam jawa super ini.

Check Also

8 Tipe Sakit Mata Pada Kucing

8 Tipe Sakit Mata Pada Kucing

Selamat Datang di Web Hasilbumi.net, tempat beraneka ragam berbagai budidaya yang hendak dihidangkan dalam website ini dengan cara rinci serta perinci. Dibawah ini aku hendak mangulas modul mengenai Sakit Mata, selanjutnya uraiannya: Di Indonesia sendiri, aku apalagi sudah memandang beberapa besar kucing serta pengkhususan lokal aku berkeliaran. Banyak orang kekurangan tipe ini ataupun tidak menyukainya [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *