Breaking News

Rahasia Ternak Kambing Etawa Hasil Panen Berkualitas

Jika Anda pernah mendengar tentang susu kambing etawa, maka Anda pasti sudah tidak asing dengan jenis kambing penghasilnya, yaitu kambing etawa. Kambing etawa adalah salah satu jenis kambing yang tergolong mudah untuk Anda ternakkan. Bahkan, bagi Anda yang pemula. Tidak heran jika di Indonesia jumlah orang yang ternak kambing etawa semakin banyak setiap harinya.

5 Rahasia Ternak Kambing Etawa 

ternak kambing etawa
(sumber gambar: nadamati-banjarnegara.desa.id)

Jika Anda tertarik untuk melakukan ternak hewan yang satu ini, berikut adalah langkah yang bisa Anda lakukan:

1. Mempersiapkan Kandang Kambing 

Persiapan dalam ternak kambing etawa yang terbilang penting adalah persoalan kandang. Supaya jalannya operasional peternakan kambing lebih lancar dan tidak mengganggu penduduk akan setiap kegiatan di peternakan, maka akan jauh lebih baik untuk membangun kandang dengan lokasi yang jauh dari pemukiman.

Paling tidak, jarak terdekat kandang kambing dengan pemukiman penduduk adalah sejauh 10 meter. Untuk bahan pembuatan kandang, Anda bisa menggunakan bambu atau kayu sebagai material utama. Penggunaan bambu serta kayu juga terhitung lebih murah daripada beton semen, sehingga biaya operasional yang harus Anda keluarkan menjadi lebih kecil.

Akan tetapi, meski dari kayu dan bambu, pastikan bangunan kandang berada dalam kondisi yang kokoh dan kuat ya. Dengan begitu, potensi ambruk atau rusaknya kandang bisa Anda minimalisir. Untuk ukuran kandang bagi kambing dewasa adalah 1,5 x 1,5 meter untuk setiap ekor kambingnya. Selain itu, tambahkan ventilasi yang cukup dan layak supaya sirkulasi di dalam kandang bisa bagus dan tidak membuat pengap.

2. Memilih Bibit Kambing Etawa yang Berkualitas 

Salah satu kunci dari keberhasilan ternak kambing etawa adalah kualitas bibit kambing atau anakan kambing yang akan Anda ternakkan. Bibit yang baik dan berkualitas tentu akan menghasilkan panen kambing yang juga baik. Untuk memperoleh bibit terbaik, cara paling efektif yang bisa Anda pakai adalah datang langsung ke peternakan besar.

Peternakan besar umumnya bisa memberikan Anda bibit yang berkualitas karena proses ternak yang mereka lakukan pasti juga berkualitas baik. Jika memungkinkan, pelajari silsilah keturunan dari bibit kambing terlebih dahulu. Baik bibit kambing betina ataupun bibit kambing jantan. Untuk kriteria bibit kambing juga harus Anda perhatikan.

Bibit kambing etawa jantan yang baik harus memiliki tubuh yang sehat dan kuat dan memiliki kaki yang kokoh. Jangan sampai ada cacat di bagian tubuhnya dan pastikan bahwa usianya sudah lebih dari 1,5 tahun. Sementara itu, untuk bibit kambing etawa betina, harus memiliki tubuh yang proposional dan besar, tidak memiliki penyakit atau cacat, dan jumlah puting susu yang lengkap

Baca Juga: 5 Daftar Peternakan Sapi Terbesar di Indonesia

3. Memberi Pakan Kambing Etawa yang Berkualitas

Selain bibit kambing etawa, penunjang keberhasilan lain dari ternak kambing ini adalah pakan yang Anda berikan. Pakan yang bisa Anda berikan tergolong sangat praktis dan tidak harus mahal. Rumput atau dedaunan segar sudah cukup menjadi pakan bagi kambing etawa. Contoh jenis makanan murah yang bisa Anda berikan adalah seperti daun pepaya, daun pohon lamtoro, dan daun pohon nangka.

Anda bisa mencari langsung daun-daun ini dari kebun atau memesannya dari petani pinggiran desa. Tidak perlu takut mahal karena umumnya petani akan menjual daun-daun ini dengan harga yang murah. Untuk menunjang pertumbuhan kambing etawa, Anda bisa menambagkan nutrisi selain rumput-rumputan dan daun-daunan. Beberapa nutrisi penunjang tersebut adalah seperti kacang-kacangan, vitamin, dan tepung ikan.

Anda bisa mencampurkan daun-daun tadi dengan campuran bekatul maupun bungkil kelapa. Gunakan perbandingan 1:3. Usahakan untuk menjemur terlebih dahulu pakan ini selama kurang lebih 2 jam sebelum Anda memberikannya pada kambing etawa untuk memastikan tidak ada bakteri ataupun racun yang bisa membawa penyakit.

Waktu terbaik untuk memberikan pakan adalah saat pagi dan sore hari. Kambing etawa juga membutuhkan minum supaya kebutuhan cairannya terpenuhi. Anda bisa memberikan minum sebanya 1,5 liter untuk kambing etawa dan bisa menambahkan mineral serta garam beryodium supaya pertumbuhannya menjadi lebih sehat.

4. Masa Perkawinan Kambing Etawa 

Setelah memilih indukan dan pemberian pakan, maka langkah selanjutnya adalah masa perkawinan bagi kambing etawa. Dalam 1 (satu) kali reproduksi, umumnya kambing etawa betina bisa melahirkan 1 sampai 3 ekor kambing dengan range sebanyak 3 kali dalam jangka waktu 2 tahun.

Untuk masa kawin ini baru bisa berlangsung ketika usia kambing etawa jantan dan betina sudah mencapai 10 bulan. Ciri kambing yang siap kawin adalah sering mengibaskan ekornya, nafsu makan yang menurun, dan alat vital yang mulai terlihat bengkak. Setelah kawin, masa kehamilan bagi kambing etawa betina adalah selama 5 bulan.

Jika sudah melahirkan, maka kambing etawa betina memerlukan waktu istirahat yang cukup lama yaitu selama 2 bulan penuh. Dalam kurun waktu tersebut, Anda sebagai peternak harus benar-benar menjaga kambing etawa betina supaya tidak sakit setelah melahirkan.

Perhatikan seara berkala bagaimana kondisi kambing betina dan periksa keadaan kandangnya. Pastikan bahwa kondisi kandang bersih dan berikan perawatan terbaik. Hal ini harus Anda lakukan karena kambing etawa betina memang tergolong rentan terkena penyakit setelah melahirkan, seperti kudisan ataupun cacingan.

Dengan memberikan pakan yang teratur, menjaga kebersihannya, dan memberikan perawatan terbaik, kambing etawa betina bisa lebih sehat dan tidak akan terkena penyakit. Sehingga, mereka masih bisa melahirkan lagi pada periode berikutnya.

5. Proses Panen Kambing Etawa 

Tahap terakhir ternak kambing etawa adalah panen. Saat masa panen tiba, maka sebagai peternak Anda harus mengelompokkan kambing-kambing ini, apakah sebagai kambing etawa pedaging atau kambing etawa perah yang menghasilkan susu. Hal ini penting untuk menentukan perawatan selanjutnya bagi para kambing tersebut.

Umumnya kambing etawa pedaging baru bisa Anda jual ketika usianya mencapai 8-12 bulan. Harga jual kambing etawa ini sangat bervariasi dan fluktuatif tergantung pada kualitasnya, musim kambing, serta bobot kambing yang Anda jual.

Namun umumnya harga jual kambing etawa adalah sekitar diatas 4 juta rupiah. Jika Anda berhasil ternak kambing etawa dengan jumlah paling sedikit sekitar 20 ekor, maka keuntungan yang berhasil Anda raup bisa mencapai 80 juta. Tentunya sangat menggiurkan bukan?

Keuntungan Ternak Kambing Etawa 

ternak kambing etawa
(sumber gambar: medium.com)

Ada 3 (tiga) alasan mengapa ternak kambing etawa ini layak untuk Anda pertimbangkan. Diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Prosedur Ternak yang Terbilang Mudah 

Bagi para peternak kambing ini tidak perlu khawatir akan caranya yang sulit atau rumit. Karena pada dasarnya, kambing etawa tidak membutuhkan perlakukan khusus dan masih tergolong mudah untuk Anda ternakkan. Masa hidup kambing etawa juga tergolong lebih lama dan bisa Anda ternakkan pada lahan seadanya tanpa kriteria khusus.

2. Masa Panen yang Tergolong Cepat 

Keuntungan lain dari kambing etawa adalah masa panennya yang terbilang cepat dari pada hewan ternaik lainnya. Dalam kurun waktu selama 1 tahun, sebagai peternak Anda bisa mendapatkan kurang lebih 30 anak kambing dari perkawinan 4 kambing etawa betina dan 3 kambing etawa jantan.

Dengan masa panen yang cukup cepat tersebut, keuntungan dari ternak kambing ini tidak membutuhkan waktu yang lama bagi Anda untuk merasakan buah keuntungannya. Tentunya, sangat menggiurkan bukan?

3. Permintaan Akan Kambing Etawa yang Tinggi 

Permintaan akan kambing etawa tergolong sangat tinggi di Indonesia. Daging kambing etawa banyak yang mencari sebagai bahan masakan di berbagai restoran atau rumah makan. Selain itu, kambing etawa yang memiliki bulu lebat dan tubuh kokoh, juga banyak yang mencari untuk kebutuhan kontes kambing.

Terakhir, kambing etawa juga banyak permintaan akan hasil susunya. Nutrisi yang terkandung dalam susu kambing etawa terbilang lengkap dan baik untuk kesehatan. Melansir dari laman Data Komposisi Pangan Indonesia, berbagai nutrisi susu etawa adalah vitamin A, kalsium, fosfor, niacin, dan magnesium.

Dengan berbagai nutrisi ini, susu etawa bisa menjadi alternatif jenis susu yang baik untuk kesehatan Anda. Permintaan akan kambing etawa juga akan meningkat dalam momen tertentu seperti saat memasuki Hari Raya Idul Adha. Permintaan akan kambing etawa pedaging juga akan turut meningkat. Karena permintaannya yang tinggi inilah, ternak kambing etawa memiliki prospek yang sangat besar untuk Anda.

Itulah cara ternak kambing etawa sekaligus beberapa keuntungannya untuk Anda. Selain mudah, keuntungan yang bisa Anda dapatkan juga cukup besar. Jadi, apakah Anda tertarik untuk menjalankan usaha ternak ini?

Check Also

8 Tipe Sakit Mata Pada Kucing

8 Tipe Sakit Mata Pada Kucing

Selamat Datang di Web Hasilbumi.net, tempat beraneka ragam berbagai budidaya yang hendak dihidangkan dalam website ini dengan cara rinci serta perinci. Dibawah ini aku hendak mangulas modul mengenai Sakit Mata, selanjutnya uraiannya: Di Indonesia sendiri, aku apalagi sudah memandang beberapa besar kucing serta pengkhususan lokal aku berkeliaran. Banyak orang kekurangan tipe ini ataupun tidak menyukainya [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.