Breaking News

Melihat Peluang Bisnis Usaha Ternak Kambing

Ingin usaha tapi tidak tahu jenis yang cocok? Usaha yang baik adalah yang kamu jalankan tanpa tapi dan tanpa nanti. Ada begitu banyak peluang usaha dengan hasil yang menjanjikan, usaha ternak kambing misalnya. Tentu, kamu sudah tidak asing dengan ternak kambing, terlebih jika kamu masih tinggal di kota kecil atau pedesaan. Beberapa peternak bahkan memilih lahan ternak khusus agar kambing lebih nyaman. Juga, agar hasil ternak maksimal.

Namun, kamu bisa mencoba bisnis ini dengan skala kecil dengan modal yang minim. Pernah memiliki ide untuk mencoba ternak kambing? Terlepas dari apakah jawabanmu iya atau tidak, kamu bisa mencoba sekarang. Dengan cara yang tepat, kamu mampu membuka usaha ternak kambing sukses. Untuk itu, ada beberapa hal yang harus kamu tahu dari awal karena ternak kambing tidak boleh main-main. Alhasil, kamu bisa menjadikannya sebagai ladang uang. Jadi, apa saja yang harus kamu perhatikan saat hendak mulai membangun kekayaan melalui ternak kambing?

Memilih Kambing Yang Cocok

Kamu mungkin tertarik dengan usaha ternak kambing modern. Akan tetapi, semua harus dilakukan dengan serius. Tidak boleh asal-asalan, bahkan dalam memilih jenis kambing yang sesuai. Pemilihan jenis yang sesuai akan memberikan hasil yang terbaik.

Domba

Meski domba tidak sepopuler kambing, gizi dari domba lebih banyak dari pada kambing. Dengan kandungan nutrisi dan tanpa lemak, domba menjadi pilihan makanan diet.

Pengolahan bagian tubuh domba juga lebih maksimal. Baik bulu maupun kulit domba bisa kamu proses menjadi barang yang memiliki nilai jual.

Domba Garut

Orang-orang menganggap domba garut adalah domba premium dan sering diikutsertakan dalam sebuah kontes. Secara umum, perawatan domba jenis ini sama dengan domba lainnya. Namun, kamu mungkin perlu perawatan tambahan agar domba selalu terlihat cantik.

Etawa

Kambing Etawa biasanya dijadikan penghasil susu dengan hasil rata-rata hingga 3 liter per hari. Perawakan kambing ini besar, dimana kambing jantan memiliki tinggi 90-127 cm dan bobot badan hingga 91 kg. Sementara untuk betina, tingginya bisa mencapai 92 cm dan bobot 63 kg.

Jawa

Dengan harga yang relatif murah, kambing Jawa mampu mendominasi pasar. Tidak sedikit peternak yang memulai bisnis mereka dengan jenis kambing yang satu ini. Setelah sukses, mereka kemudian memilih jenis kambing lain.

Tips Sukses Bisnis Ternak Kambing

Saat memiliki ide untuk beternak kambing, apakah kamu pernah mendengar tentang usaha ternak kambing tanpa ngarit? Sebetulnya, apapun jenis usaha yang kamu pilih melalui ternak kambing, kamu butuh tips dan kiat agar sukses.

Rencanakan dengan Matang

Apakah sudah memiliki konsep bisnis yang jelas? Hal ini sangat penting apapun bisnis yang kamu ingin mulai. Miliki rencana yang matang mulai dari pertimbangan anggaran, tempat, cara pemeliharaan kambing, hingga teknik promosi dan pemasaran kambing.

Buat Kandang Kambing yang Nyaman

Kandang yang nyaman tidak berarti kamu harus menghabiskan banyak uang. Mulailah dengan kandang yang sederhana agar kambing tidak bebas dan liar. Agar mampu membuat kandang senyaman mungkin, kamu bisa bertanya pada keluarga atau sahabat yang sudah lebih dahulu berbisnis kambing.

Pembibitan Kambing

  • Saat memilih bibit kambing, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan.
  • Umur kambing sekitar 8-12 bulan
  • Bulu kambing yang bersih dan mengkilap
  • Pilih kambing dengan garis pinggang dan punggung yang lurus
  • Tidak ada cacat apapun secara fisik

Gunakan Hanya Pakan Kambing yang Berkualitas

Saat panen, pemilik peternakan tentu ingin mendapatkan hasil yang berkualitas, begitu juga dengan kamu tentunya. Jenis makanan kambing sangat berpengaruh terhadap kualitas panen yang akan kamu dapat.
Pilih makanan konsentrat seperti ampas tahu, singkoh cacah, atau bekatul. Pilihan makanan tersebut cocok untuk proses penggemukan kambing, jadi tumbuh kembang kambing akan maksimal. Kambing juga biasanya makan rumput atau dedaunan yang sudah dijemur sekitar 2-3 jam.

Beri makan kambing dua kali sehari di pagi dan sore hari. Sebagai tambahan, kamu juga bisa menyuntikan vitamin guna meningkatkan kualitas kambing.

Prospek Ternak Kambing

Meskipun hewan yang satu ini memiliki aroma yang tidak sedap, pasar kambing cukup menjanjikan. Kambing bisa dijadikan aneka olahan makanan yang bisa kamu nikmati di berbagai tempat seperti rumah makan.

Permintaan kambing juga tidak pernah sepi, terutama di hari-hari tertentu seperti Hari Raya Qurban (Idul Adha). Ada beberapa keuntungan dari ternak kambing.

Waktu Panen Relatif Singkat

Merawat kambing memang susah susah gampang. Akan lebih baik jika kamu memiliki lahan peternakan kambing di pedesaan. Untuk hasil panen, kamu bisa memanen hingga 25 ekor kambing dengan masa panen satu tahun dengan 5 indukan, 2 jantan dan 3 betina.

Mudah Dipasarkan

Jika sudah mengetahui lokasi peternakan kambing kamu, pembeli tidak segan untuk mendatanginya. Mereka biasanya memilih sendiri agar kambing sesuai dengan keinginan. Kambing adalah salah satu komoditas yang bisa kamu perjualbelikan dengan mudah.

Dengan daya jual sepanjang tahun, apakah kamu masih ragu untuk memulai bisnis ternak kambing? Di era serba digital ini, kamu bisa mencoba teknik pemasaran digital. Dengan demikian, akan semakin banyak orang yang tahu usaha yang kamu miliki. Kamu bisa memaksimalkan media sosial untuk pemasaran hasil ternak kambing.

Atau kamu bisa mulai membuat website. Orang-orang akan semakin mudah menemukan bisnis kamu. Untuk itu, kamu juga harus mempersiapkan budget untuk kebutuhan pemasaran digital, terlebih jika ingin memasang iklan atau ads guna mempercepat pemasaran kambing.

Cita Rasa yang Khas dan Padat Gizi

Permintaan kambing terus meningkat di tengah menjamurnya bisnis makanan dan minuman. Daging kambing yang dimakan sesuai porsi dan aturan baik untuk tubuh, dengan kombinasi kandungan protein, lemak, dan kalori.

Jangan Ragu untuk Berbisnis Ternak Kambing

Kamu memang harus sabar dan telaten dalam beternak kambing, tapi hasil ternak hewan ini menjanjikan. Setiap usaha tentu membutuhkan ketelatenan dan kesabaran, bukan hanya saat beternak kambing.

Satu hal yang harus kamu ingat adalah, untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah dari ternak kambing, kamu harus serius dalam menggarapnya. Jika tidak memungkinkan untuk mengurusnya sendiri, kamu bisa membayar orang yang sudah terbiasa merawat kambing.

Kesimpulan

Jika kamu bisa melihat peluang bisnis dari usaha ternak kambing, akan lebih baik untuk memulainya sesegera mungkin. Semakin cepat kamu mulai, semakin dekat kamu dengan pundi-pundi uang. Akan tetapi, beternak kambing juga perlu perencanaan yang matang.

Kamu harus memiliki modal yang cukup, memiliki pengetahuan tentang cara merawat kambing, memilih jenis kambing yang cocok, dan lainnya. Selain itu, kamu juga harus siap dengan berbagai kemungkinan seperti hasil panen yang tidak sesuai harapan, biaya perawatan kambing yang diluar budget, dan masalah lainnya yang bisa muncul kapan saja.

Check Also

Download Preset Lightroom Selebgram Gratis

Download Preset Lightroom Selebgram Gratis, Di cari para Photography Amatir

Hasilbumi.net – Download Preset Lightroom Selebgram Gratis, Di cari para Photography Amatir. Buat kalian yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *